Politik

Pengamat: Ormas Anti Pancasila dan NKRI Wajib Dibubarkan

Jakarta – Pengamat politik The Polical Literacy Institute (PLI), Adi Prayitno menyatakan bahwa upaya pemerintah melakukan pembubaran terhadap ormas yang bertentangan dengan NKRI dan Pancasila dinilai layak.

Pemerintah telah memutuskan mengambil langkah untuk membubarkan dan melarang kegiatan yang dilakukan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Kalau saya secara umum, apapun tindakan yang bertentangan dengan NKRI memang harus layak dibubarkan oleh pemerintah. Nah, yang harus didefinisikan pemerintah siapa saja ormas-ormas yang bertentangan NKRI itu, selain HTI, tentu saja kan begitu,” kata Adi kepada wartawan, Senin (10/7/2017).

Menurut Adi, pemerintah harus mendefinisikan ormas-ormas yang dianggap telah melenceng dari ideologi negara.

Ia menyatakan, yang disebut dengan radikal bukan hanya berupa ideologi yang bertentangan dengan NKRI tetapi juga berupa ormas-ormas yang cukup radikal Radikalisme bukan hanya soal ideologi yang berlawanan dengan pancasila, tapi juga harus dilihat bahwa begitu banyak ormas-ormas yang melakukan tindakan-tindakan anarkis

“Dua definisi itulah yang menurut saya yang harus dijadikan acuan oleh pemerintah untuk melakukan pembubaran terhadap terhadap ormas. Jadi, menurut saya pembubaran terhadap ormas, jangan juga pembubaran tersebut hanya berhenti di HTI, harus dilihat juga ternyata begitu banyak ormas-ormas,” ujarnya.

Dalam hal ini, Adi mendukung upaya pemerintah. NKRI, lanjut dia, harus tetap ditegakkan dan ormas yang bertentangan harus segera ditertibkan

“Saya setuju ormas yang bertentangan dengan pancasila dan NKRI memang harus segera ditertibkan. Jadi memang harus ada upaya-upaya persuasif melakukan pembubaran terhadap HTI,” pungkas Akademisi UIN ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Garisdua sebuah portalmedia untuk merawat kebersamaan menghindari perpecahan.

Copyright © 2015 Garisdua.com.

To Top
Close