Politik

Ancaman DPR Bekukan Anggaran KPK & Polri Mengingatkan Sentilan Gus Dur: DPR Seperti TK Malah Makin Parah !!

Jakarta – Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) mengancam akan membekukan anggaran untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

Hal itu langsung direspon Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98). Menurut Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa, ancaman pembekuan anggaran tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. Harusnya, kata Willy, DPR dan KPK dan Polri bisa saling kerjasama atau saling berinteraksi.

“Pemblokiran anggaran ke KPK dan Polri tak perlu dilakukan. Kami yakin Polri tak memiliki alasan untuk menyulitkan tugas Pansus dan kooperatif. Ini hanya kurang komunikasi saja,” ungkap Willy, hari ini.

Dia menyakini bahwa kepolisian akan menjalankan amanat undang-undang di mana akan mendukung semua tugas pansus. Sementara itu, Willy juga mengecam sikap arogansi kekuasaan yang dipertontonkan oleh DPR kepada publik.

“Sebenarnya ini tak boleh terjadi. Harusnya DPR sadar jika yang mau dilakukannya itu bentuk pengkhianatan atas mandat yang diberikan untuk memberantas korupsi,” tuturnya.

Disebutkan dia, DPR seharusnya menjadi aktor utama dalam pemberantasan korupsi, tapi kenyataannya hal itu gagal dilaksanakannya lantaran masih menjadi lembaga terkorupsi. Apalagi, lanjut dia, dengan dibentuknya panitia khusus hak angket terhadap KPK.

“Hak angket ini saja bagian bentuk penyalahgunaan wewenang dengan memaksakankan kuasanya. Padahal bertentangan dengan konstitusinya sendiri UU MD3,” katanya.

Tak hanya itu, dia sependapat jika anggota DPR makin menunjukkan sifat kekanak-kanakannya yang merengek minta jajan kepada orang tuanya.

“DPR harusnya lebih arif dan bijaksana, masa tidak dipenuhi permintaannya langsung mengancam. Anggota DPR secara politik belum bisa dikatakan memiliki kedewasaan. Sentilan Gus Dur dahulu tentang DPR yang seperti Taman Kanak-kanak tampak belum berubah. Bahkan, lebih parah,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Garisdua sebuah portalmedia untuk merawat kebersamaan menghindari perpecahan.

Copyright © 2015 Garisdua.com.

To Top
Close