News

Ada Kelompok Sengaja Bikin Gaduh Suasana agar BIN Gagal

Jakarta – Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 Ferry Supriadi menilai Badan Intelijen Negara (BIN) di bawah kendali Budi Gunawan sebagai Kepala sudah berdasarkan Revolusi Mental dan Nawacita Presiden Joko Widodo.

Menurut Ferry, BIN sebagai mata dan telinga presiden sudah menunjukkan tugas dan fungsinya yang sangat penting dan mendasar dalam memberikan input informasi.

“BIN kali ini sudah sesuai program Presiden Jokowi. Dibanding era sebelumnya. Nawacita menjadi dasar pijakan dan landasan mendasar,” ungkap Ferry hari ini.

Lebih lanjut, dia menyoroti tudingan-tudingan miring yang dilontarkan segelintir kelompok terhadap kinerja lembaga tersebut. Kendati demikian, Ferry lebih mensinyalir adanya pihak yang sengaja ingin membuat gaduh suasana dan berpotensi ingin meraih kekuasaan. Namun, kata Ferry, BIN kembali menggagalkan upaya tersebut.

“Tentunya BIN sekarang sudah membawa perubahan positif. Performa BIN makin berkualitas. Tidak benar BIN bekerja loyo, mereka sedang bekerja keras,” sebut dia.

Dia mengacungi jempol berbagai kebijakan taktis dan strategis Presiden mutlak sudah dipenuhi dengan informasi yang tepat, cepat dan akurat. Menurutnya, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada era digital atau cyberspace dengan berbagai ancaman baru yang beragam. Demikian berbagai ideologi radikal dan terorisme pun kini kian gencar menggunakan teknologi canggih karena mendapatkan berbagai alat dan ruang baru sebagai konsekuensi munculnya era digital tersebut.

“Dibawah Budi Gunawan, BIN mampu dengan cepat menyesuaikan pola gerakannya mengikuti trend yang sedang berkembang. Kami yakin, BIN saat ini akan bekerja semakin berat dan luar biasa untuk mewujudkan Nawacita Presiden Jokowi,” tandasnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Garisdua sebuah portalmedia untuk merawat kebersamaan menghindari perpecahan.

Copyright © 2015 Garisdua.com.

To Top
Close