Politik

Elektabilitas Prabowo Nyungsep, Kalah Telak dengan Jokowi di Jawa Timur

Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil surveinya terkait bursa Pilpres 2019 mendatang pada Minggu (11/6). Hasilnya, nama Presiden Joko Widodo alias Jokowi masih menempati di urutan teratas bila dilihat dari sisi elektabilitasnya pada wilayah Jawa Timur secara keseluruhan.

Secara meyakinkan, Indikator menngungkap bahwa andaikata Pilpres yang masih tinggal 2 tahun lagi tersebut dimajukan dan digelar pada hari ini, maka nama Jokowi akan keluar sebagai pemenangnya.

“Survei ini menggambarkan jika pemilu hari ini digelar di Jatim, makaJokowi akan unggul,” ujar salah seorang peneliti Indikator, Hendro Prasetyo, saat memaparkan hasil survei lembaganya di Surabaya, sebagaimana dikutip laman Kompas.com, Minggu (11/6).

Nama Jokowi memang sangat populer di tengah-tengah masyarakat. Karena saat ini Jokowi memang menjadi orang nomor satu di negeri ini. Tetapi dalam konteks Pilpres, menurut Hendro, nama Jokowi tidak hanya populer, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat.

Hal ini terbukti dengan survei Indikator yang dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 7 Mei lalu, di mana respondennya berjumlah 819 orang yang diambil dari seluruh wilayah di Jawa Timur.

“Elektabilitas Jokowi mengungguli sejumlah nama tokoh nasional lainnya seperti Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Aburizal Bakrie,” tutur Hendro.

Hendro juga menuturkan bahwa lembaganya sempat mengajukan pertanyaan spontan kepada responden tentang calon presiden pada pemilu 2019.

Menurut Hendro, hasilnya menempatkan nama Jokowi sebagai pilihan utama publik Jawa Timur. Dia dipilih oleh sekitar 28,2 persen responden, dan Prabowo Subianto 13,6 persen responden, dan nama-nama tokoh lainnya masih di bawah 1 persen.

“Responden yang tidak menjawab atau tidak tahu masih tinggi angkanya, yakni 52,2 persen,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Hendro juga mengungkap bahwa lembaganya juga menanyakan kepada responden terkait presiden pilihan dengan mengajukan sejumlah nama, hasilnya tetap dimenangkan oleh Jokowi.

Jokowi, menurut Hendro, mendapatkan angka 41,7 persen, Prabowo 20,8 persen dan nama tokoh lainnya masih dibawah 2 persen seperti SBY, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), juga nama Soekarwo. Responden yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab 24,3 persen.

Bahkan ketika responden hanya disodorkan dengan dua nama, yakni antara Jokowi dan Prabowo, hasilnya Jokowi tetap menang. Dia memperoleh angka 54,4 persen dan Prabowo memperoleh angka 30,4 persen. Hanya 24,3 persen dari responden yang belum menentukan pilihan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Garisdua sebuah portalmedia untuk merawat kebersamaan menghindari perpecahan.

Copyright © 2015 Garisdua.com.

To Top
Close